BAB IIIMETODE PENELITIAN
A. Rancangan Penelitian
Rancangan penelitian ini bersifat riset perbedaan atau pengaruh variabel-variabel yang berbeda. Motivasi belajar dan pendekatan CTL sebagai variabel terikat dan hasil belajar sebagai variabel tergantung, metode yang dipakai dalam penelitian sebagai berikut:
1. Metode kuantitatif sebagai alat yang lebih tepat untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antar variabel-variabel
2. Metode kualitatif membantu memberikan gambaran yang terarah dalam kesimpulan-kesimpulan.
VARIABEL TERGANTUNG VARIABEL TERIKAT
Pendekatan CTL dengan motifasi belajar Prestasi Belajar PAI
Pendekatan CTL tanpa motifasi belajar
Pendekatan Konvensional dengan motivasi
Pendekatan Konvensional tanpa motivasi
B. Populasi/Sampel
Populasi adalah keseluruhan subyek penelitian (Arikunto : 1999,155). Populasi adalah SMPN IV dan SMPN V Kota Madiun.
Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti (Arikunto : 1999,117) penelitian yang dilakukan berdasarkan sample bertujuan (Purposive Sample).
Menurut Suharsimi Arikunto, Purposive sample adalah sampel dilakukan dengan cara mengambil subyek bukan didasarkan atas strata, random, atau daerah tetapi didasarkan atas adanya tujuan tertentu (Arikunto : 1999, 127) sebagai sample tujuan adalah siswa kelas VII SMPN IV dan SMPN V Kota Madiun. Pemilihan sample kelas VII didasarkan pertimbangan mantap pelajaran merupakan dasar untuk mengikuti jenjang kelas II dan akhir penilaian mata pelajaran Agama Islam sudah menerapkan pendekatan CTL.
Menurut Masri Singaribun dan Sofian Effendi sampel acak adalah sebuah sampel yang diambil sedemikian rupa sehingga tiap unit penelitian atau satuan elementer terdiri populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih sebagai sampel (1999, 156). Tabel sampel penelitian pengaruh motivasi belajar dan pendekatan CTL terhadap hasil belajar pendidikan Agama Islam.
No. | Nama Sekolah | Kelas | Kelompok Mata Pelajaran | Jumlah Siswa | Variabel Penelitian |
1. | SMP NEGERI IV MADIUN | VII a. VII b. | Pendidikan Agama Islam | 38 40 | Motivasi belajar dan Pendekatan CTL |
2. | SMP NEGERI V MADIUN | VIIa VIIb | Pendidikan Agama Islam | 40 30 | Motivasi belajar dan Pendekatan CTL |
C. Teknik Pengumpulan Data
1. Kuesioner
Menurut Suharsimi Arikunto Kuisioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden (1999, 140). Sedangkan dalam penelitian dipergunakan bentuk kuisioner tertutup.
Menurut Masri Singarimbun dan Sofian Effendi pertanyaan tertutup merupakan pertanyaan yang jawabannya sudah ditentukan terlebih dahulu dan responden bebas memberikan jawaban (1999, 177).
Untuk memperoleh data pendekatan CTL dan motivasi belajar kusioner dibuktikan pada kelas VII, 2 dan kelas. VII 3
Kusioner motivasi belajar terdiri dari 10 pernyataan atau butir dengan empat pilihan jawaban dengan bobot berturut mulai dari 4 sampai dengan 1. Kusioner motivasi belajar merupakan kusioner buatan sendiri yang perlu diuji tingkat validitasnya.
Dokumen yang diperlukan dalam penelitian adalah data hasil belajar pendidikan Agama Islam SMPN IV dan SMPN V Kota Madiun.
2. Test
Test hasil belajar adalah sekelompok pertanyaan atau tugas-tugas yang harus dijawab atau diselesaikan oleh siswa dengan untuk mengukur kemajuan belajar siswa. Hasil test berupa data kuantitatif.. Test hasil belajar, yaitu test yang menilai sampai dimana hasil belajar yang dicapai oleh siswa, setelah mereka menjalani perbuatan belajar dalam waktu tertentu.( Slameto 1988 ; 30 )
Test digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar siswa kelas VII mata pelajaran Pendidikan Agama Islam pada kelompok-kelompok belajar siswa. Di SMP Negeri IV dan SMP Negeri V Madiun.
3. Dokumentasi.
Pengunmpulan data dengan format pencatatan data bisa berupa laporan hasil belajar siswa, laporan kegiatan, rancangan pembelajaran, soal-soal test dan lain-lain (Suharjono dan Rufi’i 2004-34)
Metode untuk mempeoleh data yang telah ada disekolah terutama tentang siswa serta hasil prestasi belajarnya serta data tentang guru-guru agama Islam.
D. Uji Instrumen
Untuk memperoleh data yang benar, maka kusioner perlu diuji tingkat kevalidan (Validitas). Langkah-langkah yang dipakai adalah sebagai berikut:
- Menyusun kusioner
- Melakukan uji coba pada responden minimal 30 orang
- Mempersiapkan tabel tabulasi jawaban
- Menghitung korelasi antara masing-masing soal atau pernyataan dengan
Skor tabel dengan menggunakan rumus teknik korelasi “Product Moment”

atau dengan bantuan komputer.
E. Teknik Analisa Data
Setelah data terkumpul dari hasil pengumpula data untuk diolah lebih lanjut (Arikunto, 240).
Langkah Analisa Data
1. Tahap Persiapan
Pengecekan data tentang identitas Responden dan alat yang akan digunakan untuk penelitian yaitu berupa kuisioner.
2. Pembuatan Tabulasi
Termasuk didalam kegiatan tabulasi adalah pengkodean pemberian skore.
3. Penerapan data
Untuk analisa data dipakai alat statistik dengan teknik analisa data.
4. Untuk mengetahui pengaruh hasil belajar siswa pada bidang studi pendidikan agama Islam antara kelompok pembelajaran dengan motivasi dan kelompok belajar tanpa motivasi pada kelas VII di SMP IV dan SMP V Kota madiun.Sebelum analisis dilakukan dengan analisis Varian terlebih dahulu diadakan uji persyaratan. Adapun uji persyaratan tersebut:
1. Uji normalitas menggunakan analisis kolmogorov smirnov (SPSS 13.0)
2. Uji homogenitas menggunakan uji Levene (SPSS 13.0).
Uji analisis untuk mengetahui hipotesis yang diajukan menggunakan ANAVA 1 (satu) jalur, akan tetapi dalam hal ini peneliti menggunakan uji statistic SPSS 110 (Sugiono, 2000:21)
Tabel 3.7 Rumusan ANAVA
Sumber Variasi | Jumlah Kuadrat | Derajat Kebebasan | Rata-rata Kuadrat | F Hitung |
Perlakuan | JKP | K-1 | ||
Blok | JKB | b-1 | ||
Galat | JKG | (k-1)(b-1) | ||
Jumlah | JKT | Bk-1 |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar